LITERASI JATIMTIMES – Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan seperti ChatGBT dan Gemini, dewasa ini memang sangat banyak digunakan. Bukan hanya untuk bersenang-senang seperti membuat visual unik di media sosial, AI juga banyak dimanfaatkan untuk aktivitas proses pendidikan hingga bekerja.
Dalam berbagai diskusi mulai dari warung kopi hingga podcast, masyarakat tak mengelak akan kemudahan yang ditawarkan proses kecerdasan manusia oleh mesin ini. Tapi tetap, penggunaan mesin ini harus selalu dengan bijak dan tetap mempertimbangkan informasi yang diberika oleh mesin.
Apalagi untuk kalangan pelajar yang sudah tidak seharusnya ‘terjebak’ menjadi penumpang mesin AI saja. Karena manusia yang seharusnya menjadi pilot dan memegang kendali atas kecerdasan buatan yang ada tersebut. Sehingga proses berpikir kritis harus menjadi yang paling utama di samping kemudahan yang ditawarkan AI.
Agar tak terjebak sebagai penumpang, berikut sedikit tips yang mungkin bisa dimanfaatkan.
-
Jangan Mudah Percaya
Ketika memanfaatkan AI, tentu kita tidak boleh sembarangan mempercayai begitu saja. Karena data yang kita tanyakan di AI tak bisa ditelan begitu saja tanpa ada verifikasi dari jurnal ataupun temuan yang terpercaya. Beberapa pendapat menyatakan bahwa AI memiliki kecenderungan untuk “berhalusinasi” ketika memberikan sebuah data yang belum tentu benar.
Jadi, ketika menggunakan AI usahakan untuk selalu melakukan cek fakta, terutama mengenai angka, tahun, hingga kutipan para tokoh. Jangan pernah mengambil keputusan atas dasar keyakinan setelah membaca referensi dari AI begitu saja.
-
Jadikan AI Teman Berdiskusi
Saat memanfaatkan AI, tentu kita harus menggunakan prompt yang tepat dan bukan hanya semata untuk mencari jawaban atas pertanyaan guru saja. Ada baiknya menjadikan AI sebagai teman berdiskusi untuk menambah wawasan baru yang mungkin akan muncul melalui pertanyaan baru kalian atas jawaban AI.
Setidaknya mintalah AI menjelaskan sebuah konsep dari permasalahan atau pertanyaan yang sedang diberikan oleh gurumu. Dengan begitu akan ada beberapa jawaban yang membuat kalian berpikir kritis dan memunculkan banyak pertanyaan baru.
-
Tetap Independen Dengan Jawabanmu
Guru ataupun dosen dipastikan akan mengetahui jawaban yang diberikan siswa/mahasiswanya bersumber dari AI ataupun dari pemikiran kritis. Jadi, saat memanfaatkan AI kita harus tetap menjaga independesi atas jawaban kita sendiri. Dengan berbekal diskusi yang dilakukan dengan AI tadi, maka ada baiknya kalian untuk memahami hasil dari permasalahan yang muncul dan membuat kesimpulan jawaban yang sesuai dengan pola pikir kita.
Di era seperti sekarang ini, AI bukan sesuatu yang harus kita hindari. Melainkan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan kritis kita terutama dalam mengelola informasi yang ada. Maka jangan sekali-sekali menggantikan kecerdasan kita dengan mesin untuk menjawab semua pertanyaan dan permasalahan. Kalau menurut kalian bagaimana? tulis di kolom komentar ya.

